Senin, 30 Mei 2011

Nanobots Sang Penyembuh Kanker

 
Kerusakan lingkungan ternyata menimbulkan banyak akibat buruk pada kesehatan manusia. Radiasi yang ditimbulkan oleh kegiatan industri, zat kimia yang digunakan sebagai campuran bahan makanan, polutan dari pembuangan gas kendaraan bermotor, serta yang lainnya merupakan salah satu penyebab terjadinya gejala kanker. Zat-zat kimia ini merupakan jenis dari zat karsinogenik yang dapat memicu timbulnya kanker apabila terakumulasi dalam tubuh manusia dalam konsentrasi yang tinggi.
Pada hakikatnya, kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya, dalam keadaan yang parah kanker ini dapat berkembang menjadi tumor ganas. Memang sekarang telah ditemukan berbagai macam obat kanker, namun efektifitas penggunaan obat dengan cara diminum atau disuntikan dinilai masih kurang efektif. Karena dengan metode suntik maka masih ada beberapa obat yang tertinggal pada jaringan yang sehat pada saat obat yang diberikan itu melalui aliran darah. Sehingga penggunaan obat tidak efektif.
Ada teknologi baru yang dapat digunakan untuk menyembuhkan kanker, yaitu dengan memanfaatkan nanobots. Nanobats merupakan suatu robot mikroskopis yang memanfaatkan teknologi nano serta mampu melakukan perunutan dalam aliran darah manusia hingga masuk ke pembuluh kapiler bahkan sampai masuk ke jaringan tubuh manusia. Nanobots ini terbuat bari logam yang sifatnya sukar mengalami pengaratan. Biasanya logam yang dipakai untuk membuat nanobots ini berasal dari golongan logam yang mempunyai potensial elektroda tinggi. Bahwasannya, logam sejenis ini akan sulit mengalami pengaratan meskipun berada pada kondisi asam maupun basa.
Nanobots ini dapat digunakan sebagai media pengobatan kanker otak. Dengan kecanggihan teknologi nano yang sangat detail dan aman pada jaringan tubuh manusia, maka pada kanker otak nanobots ini dapat dimanfaatkan sebagai media pengangkut obat kanker menuju ke otak. Ukuran nanobots yang sangat kecil ini memungkinkannya untuk memasuki celah-celah diantara jaringan otak. Kemanpuan ini juga didukung oleh sensor yang ditanamkan pada badan nanobots sebagai pelacak penyebab terjadinya kanker.
Dalam pengobatan kanker otak, pemakaian nanobots dapat dimasukan kedalam tubuh manusia melalui pembuluh darah vena. Melalui aliran darah ini nanobots akan terus berjalan bersama sel darah merah hingga sampai ke tempat penyebab terjadinya kanker. Sebelum dimasukkan kedalam tubuh manusia, nanobots ini diberi obat khusus sebagai obat pelawan gejala kanker dan memusnahkan kanker. Ketika nanobots telah sampai di jaringan sekitar otak, maka nanobots ini akan keluar dari aliran pembuluh darah dan menembus dinding pembuluh darah (seperti sifat sel darah putih yang disebut diapedensis) untuk berjalan menuju jaringan otak yang terserang oleh kanker.
Begitu nanobots sampai pada jaringan yang terserang kanker, robot ini langsung menyuntikan obat kanker yang dibawanya ke sel kanker serta menyuntikan pelawan zat antikarsinogen sebagai antibodi untuk melawan sel kanker yang sama apabila menyerang kembali.
Pada dasarnya, nanobots ini tidak hanya dipakai untuk menyembuhkan penyakit kanker saja. Robot dengan teknologi nano ini dapat juga digunakan untuk menyembuhkan penyakit lain yang sulit disembuhkan dengan pengobatan biasa ataupun dengan pembedahan. Prestasi nanobots yang paling spektakuler yaitu dapat menembus jaringan otak yang sangat rumit dan sensitif, serta ampuh digunakan sebagai media pembawa obat untuk menyembuhkan kanker.
http://dokterbedahplastik.com/teknologi-kedokteran/nanobots-sang-penyembuh-kanker/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar